RSS

Senin, September 27, 2010

Stadidum Generale 25 Sept 2010

“Kompetensi dan Peran Ahli Psikologi di Era Globalisasi” oleh Prof. Dr. M. Enoch Markum

Globalisasi = tidak ada pagar antarnegara
Tantangan karena adanya globalisasi:
- tugas ke luar negeri
- bekerja dengan orang yang berbeda budaya
- bekerja dengan etos lingkungan kerja yang rendah
- bekerja di lingkungan yang tidak aman

Ciri-ciri globalisasi:
- Perubahan yang sangat cepat
- Kompetisi yang tajam
- Keterbukaan dan demokrasi
- Adanya pasar bebas
- HAM

Dampak gobalisasi:
- Stress dna depresi
- Siapa yang kuat itulah yang bertahan
- Kehilangan pegangan karenan\ perubahan yang sangat cepat
- Memacu etos kerja yang tinggi
- Pengalaman internasional
- Ancaman bagi nilai tradisional
- Meningkatkan kompetisi : bahasa asing, manajemen, IT dll

Peran Psikologi
Psikologi Humanistik
- Gelombang I : psikoanalisis (S. Freud)
- Gelombang II : behaviorisme (Pavlov, Skinner, Watson)
- Gelombang III : Psikologi humanistik (C. Rogers, A. Maslow)

Gel. I dan II tu tentang alam bawah sadar, yang menentukan manusia itu hanya dari luar diri, hanya memikirkan hal-hal negatif dari manusia. Gel. III itu ada karena protes akan Gel. I dan II karena mereka terlalu negatif memikirkan tentang manusia dan menyatakan manusia hanya seperti robot yang bisa dibentuk sesuai yang mereka inginkan. Bagi Gel. III psikolog hanya fasilitator, semua bergantung pada diri pribadi.
Maslow : manusia itu punya potensi, biarkan sampai manusia bisa mengaktualisasikan dirinya
Rogers : manusia itu bergantung pada tingkah lakunya sendiri, client center therapy

Psikologi positif
Yang dikejar manusia:
- Kebahagiaan
- Kehidupan yang baik
- Well-being
Pendekatan yang mengenali kekuatan dan kelebihan manusia: apa potensi, motif dan kapasitas kebahagiaan, kehidupan yang baik dan well-being.

Tindakan terhadap suatu gejala:
- preventif : mencegah supaya gejala tidak muncul
- kuratif : menghilangkan gejala yang ada
- promotif : memperomosikan (meningkatkan / memperkuat suatu tindakan) contohnya orang sehat yang menjadi sakit, lalu menjadi sembuh, disaat sudah sembuh, orang itu seharusnya lebih kuat dan sehat dari sehat diawal.

Kebahagiaan :
- Authentic happiness, bagaimana kita membahagiakan orang lain, membantu orang lain, berguna untuk orang lain, itulah kebahagiaan. Bisa memaknai pekerjaan dan menganggap penting pekerjaan. Setiap orang memiliki emosi positif yang merupakan pencerminan dari dirinya ada yang dianggap penting yang selalu ditampilkan pada berbagai situasi.
- Kepuasaan selain kebahagiaan, contohnya jika ujian mendapat nilai C (lulus), kita bahagia namun belum tentu puas karena sebenarnya kita bisa saja mendapat nilai yang lebih baik (A atau B).

Prinsip authentic happiness:
- everyone benefit
- savoring success
- social intellegent
- opening doors, jika yang lain menutup pintu, kita membuka pintu untuk menolong orang lain
- strengths in couple
- finding meaning, menemukan makna hidup

Kehidupan yang baik :
- dalam diri : jujur, berani, baik hati
- koneksi dengan orang lain : suka menolong, pemaaf

Subjective well-being :
- kebahagiaan : kondisi emosi
- keputusan : penilaian (judjement, kognitif)

preaktor :
- optimis
- positif terhadap diri
- relasi yang positif
- tau makna dan tujuan hidup
- extroversion
- sense of perceived control

Flow (Mihaly Csikszentmihaly, 1975)

Flow: being in the zone
Kehidupan “sensasi” secara holistic pada saat melakukan sesuatu dengan pelibatan penuh (melakukan yang terbaik akan sesuatu), tidak ada beban dan tidak ada tekanan (misalnya pada saat perlombaan, tidak ada tekanan harus menang,biarkan ia mengalir).

Appreciative Inquiry(AI):
- pendekatan baru dalam perubahan
- pikiran menentukan tingkah laku

Aplikasi AI:
Penyelesaian masalah, terjadi kesenjangan karena ada perbedaan antara kondisi saat ini dan kondisi yang diharapkan. Contohnya : seharusnya kota ini bersih, tapi apda kenyataannya kota ini banyak sampah dan lalat. Indentifikasi: masyarakat yang tidak disiplin (tidak disiplin dialternatifkan) atau TPA sampahnya menumpuk (sampah menumpuk diselesaikan).

Pendekatan AI: model 4D
Discovery (pikirkan bahwa sampah itu memberi kehidupan dan dilist apa saja positifnya tentang sampah), Dream (mimpikan sampah sisi positifnya saja), Design (bagaimana caranya mewujudkan impian itu) dan Delivery (Mewujudkan dan terjadi perubahan)

Ketahanan diri :
- kemenangan itu bukan karena tidak pernah kalah, namun siapa yang selalu bangkit saat kalah
- dan saat bangkit itu lebih semangat dari sebelumnya.

Tiga cara supaya bangkit:
- menerima kenyataan dengan lapang dada
- menemukan makna dari setiap pengalaman, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan
- mencari berbagai alternatif dalam menyelesaikan masalah

Evolusi fungsi SDM:
- tahun 70 – 80 : tentang gaji dan jumlah cuti
- tahun 90an : seleksi, perekrutan dan kepuasan kerja
- talent manajemen :
seleksi dan perekrutan lebih efisien tapi berkompetensi
mengembangkan pimpinan agar kualitasnya meningkat
mengindentifikasikan masalah kesenjangan melalui pelatihan
mengelola SDM secara konsisten dan terukur
mengidentifikasi yang kinerjanya tinggi


-MEM-

Tidak ada komentar: