RSS

Sabtu, Januari 30, 2010

Update Symantec

Yep yep,dirasa perlu cz suka nyari link ini kemana2

http://securityresponse.symantec.com/avcenter/download/pages/US-N95.html

Kamis, Januari 28, 2010

Diary Kematian Gadis Penderita ME

London, Hampir 17 tahun Lynn Gilderdale menderita penyakit Myalgic Encephalopathy atau ME yang mematikan. Selama itu pula keinginannya untuk bunuh diri selalu muncul. Keinginan Lynn akhirnya terwujud setelah sang ibu rela membantunya mengakhiri hidup.

Sebelum meninggal, Lynn meninggalkan diary atau catatan harian yang sangat mengharukan tentang keputusasaannya mengidap penyakit ME. Namun gara-gara membantu kematian anaknya, ibu Lynn sempat diadili karena kasus percobaan bunuh diri.

Lynn memang sudah meninggal dunia pada Desember 2008, namun catatan harian online yang pernah ia bagikan pada sahabatnya baru muncul baru-baru ini di media.

Berikut ini adalah testimoni dari catatan harian berjudul 'Do Not Resuscitate' atau 'Jangan Bersandar' yang dibuat Lynn, seperti dilansir Timesonline, Kamis (28/1/2010),

"Saya tidak tahu bagaimana harus memulainya. Saya hanya ingin mati dan berharap semua orang mengerti dengan alasan dan keputusan saya. Saya sangat, sangat, sangat ingin mati karena sakit ini sudah tak tertahan lagi. Lebih dari 16 tahun saya mengidap penyakit mematikan ini, saya lelah dan merasa tidak bisa menanggung penyakit ini lagi untuk setiap detik, menit dan harinya.

Saya tidak bisa lagi menggantung harapan bahwa suatu hari saya bisa sembuh. Keputusan untuk mati ini sudah sangat lama dan keras saya pikirkan. Saya yakin hanya itu yang saya inginkan untuk saat ini. Meskipun hal ini sudah didiskusikan panjang lebar dengan orang tua saya, tapi mereka benar-benar tidak rela jika saya pergi.

Saya sudah coba mengakhiri hidup dengan menyuntikkan morfin dosis tinggi ke dalam pembuluh darah, tapi ternyata tubuh ini sudah toleran terhadap morfin. Dari situlah orang tua saya pertama kali tahu betapa depresinya saya. Saya sudah berusaha menyembunyikan perasaan tersebut dengan menampakkan wajah ceria di depan mereka. Tapi saya justru diberi obat antidepresi.

Obat-obatan berhasil membuat saya berhenti menangis terus menerus, tapi tidak bisa menghentikan keinginan saya untuk tidak berada di planet ini lagi. Tidak ada yang bisa mengubah pikiran itu. Saya tahu kemungkinan untuk sembuh dan menjalani hidup dengan normal seperti yang saya bayangkan sangatlah tipis.

Rahim saya sudah diangkat. Saya tidak akan pernah bisa mewujudkan keinginan favorit saya untuk punya anak. Saat ini saya berusia 31 tahun dan seharusnya sudah punya pasangan. Tulang saya sudah oesteoporosis, setiap kali batuk atau bersin, risiko patah tulang bisa saja terjadi. Semua impian saya untuk bisa berenang, berperahu, berlari, bersepeda sudah sirna sejak saya mengidap penyakit ini di usia 14 tahun.

Tubuh ini sudah lelah dan semangat hidup saya sudah patah. Saya merasa cukup. Saya mengerti jika orang-orang mengira saya depresi berat, tapi keinginan untuk meninggalkan semua rasa sakit ini terus memuncak. Saya benar-benar ingin mati. Saya tidak tahu lagi berapa jam yang sudah saya habiskan untuk mendiskusikan keinginan ini dengan ibu. Tapi ia selalu berusaha mati-matian mengubah pandangan dan pola pikir saya.

Sampai saat ini saya masih bisa bertahan karena tabung-tabung medis, pompa dan obat-obatan. Tanpa semua teknologi modern ini, saya tidak akan ada disini. Bayangkan Anda berada di sebuah ruangan kecil dan terdampar di atas kasur selama 16 tahun. Bayangkan menjadi perawan di usia 30 tahun dan tidak pernah tahu rasanya ciuman. Bayangkan rasa sakit mempunyai tulang seorang wanita berusia 100 tahun dan tidak bisa bergerak kemana-mana karena risiko patah tulang. Bayangkan ibu Anda mengelap tubuh dan membersihkan kotoran Anda setiap saat. Bayangkan terpenjara di dalam hidup yang menyedihkan.

Saya tidak perlu membayangkan semua itu karena tubuh dan pikiran saya sudah hancur. Saya sangat putus asa dengan sakit ini. Saya mencintai kedua orang tua saya, tapi saya tidak bisa memberikan apa-apa untuk mereka. Saya justru menyandarkan hidup pada mereka dan menyita waktunya. Saya tahu hati mereka sebenarnya sangat hancur dan tidak ingin kehilangan saya. Bahkan mereka mengatakan lebih baik meninggal atau merasakan hal yang sama dengan saya. Saya sangat beruntung punya orang tua yang sangat luar biasa.

Tapi maafkan saya Ibu, Ayah, saya benar-benar ingin mati. Mereka terus menanyakan apakah hal itu yang benar-benar saya inginkan. Saya tidak bisa membayangkan betapa sulitnya ini semua bagi mereka. Saya tahu mereka tidak ingin kehilangan saya, tapi di sisi lain mereka juga tidak ingin saya menderita terus menerus karena penyakit ini. Saya tahu saya sudah bersifat egois karena mendahulukan kepentingan saya di atas kepentingan mereka. Tapi saya tidak bisa melakukan hal ini seorang diri tanpa bantuan orang tua saya".

Catatan itu ditulis Kay pada awal tahun 2008, hingga akhirnya pada Desember 2008, sang ibu Kay Gilderdale merasa tidak punya pilihan lagi selain membantu anaknya mengakhiri hidupnya. Bukan karena ia ingin Lynn pergi meninggalkannya atau karena lelah berdiskusi dengannya, tapi karena ia ingin Lynn keluar dari kegelapan.

Kay yang merupakan mantan perawat itu akhirnya menyuntikkan morfin dengan dosis berlipat-lipat ganda pada anaknya. Tapi Lynn masih belum meninggal dengan suntikan morfin itu. Kay pun panik dan mencobanya lagi, tapi kali ini ditambah beberapa pil dan suntikan udara. Dan saat itulah Lynn akhirnya meninggal dunia.

Atas tuduhan membantu sang anak bunuh diri, Kay sempat dibawa ke pengadilan. Namun kurang dari 2 jam, ia dinyatakan tidak bersalah karena kasusnya bukan percobaan pembunuhan, tapi atas seizin anaknya.

Lynn terdiagnosa penyakit ME saat usianya 14 tahun. Penyakit itu mengubahnya dari seorang gadis remaja aktif menjadi seorang yang pendiam dan tak berdaya.

Penyakit ME atau yang dikenal dengan Chronic Fatigue Syndrome (CFS) mempengaruhi hampir semua bagian saraf dan sistem imun tubuh. Gejala umumnya adalah rasa lelah dan letih yang sangat parah, memiliki masalah ingatan, konsentrasi dan otot yang lelah. Akibatnya seseorang tidak akan bisa melakukan apapun dengan kondisi demikian.

Penyebab pasti penyakit ini sampai sekarang belum diketahui, tapi beberapa infeksi viral seperti demam yang berhubungan dengan kelenjar serta trauma bisa memicu penyakit ini. Tidak ada obat yang benar-benar efektif mengatasi penyakit ini.

(fah/ir)

source: www.detik.com

umm..bener2 mesti bersyukur cz masi diberi nikmat sehat..

Selasa, Januari 26, 2010

Fakta Menarik dari Polah Bayi

Jakarta, Tidak semua fakta mengenai bayi diketahui oleh masyarakat apalagi orangtuanya. Cari tahu fakta menarik apa saja seputar tingkah polah si bayi agar orangtua tidak terkaget-kaget.

Apapun latar belakang etnisnya, semua bayi dilahirkan dengan kulit yang berwarna agak merah muda akibat kulit bayi yang masih sangat tipis sehingga warna pembuluh darah terlihat.

Seperti dikutip dari Askamum, Selasa 26/1/2010) masih ada beberapa fakta lain yang jarang diketahui masyarakat, yaitu:

1. Bayi yang baru lahir mengenali ibunya melalui suara yang didengarnya saat dilahirkan, sekitar 14 hari kemudian baru belajar mengenali suara ayahnya.

2. Bayi yang baru lahir selalu dilahirkan dengan mata biru, tapi warna ini bisa berubah dalam beberapa menit setelah kelahiran.

3. Wajah bayi berubah sangat cepat, biasanya wajah bayi akan terlihat sangat berbeda dalam beberapa hari.

4. Bayi laki-laki maupun perempuan lahir dengan sedikit payudara yang membengkak. Ini dikarenakan bayi menerima asupan hormon perempuan dari plasenta sebelum kelahiran.

5. Bayi hingga usia 6-7 bulan bisa bernapas dan menelan pada waktu yang bersamaan, sedangkan orang dewasa tidak bisa.

6. Bayi tidak memiliki keringat karena kelenjar keringatnya belum berkembang secara sempurna.

7. Sidik jari baru akan terbentuk saat bayi berusia 3 bulan.

8. Bayi yang baru lahir hanya terfokus pada obyek yang berjarak 25 cm dari hidungnya, diperkirakan itu adalah jarak dari payudara ibunya ke mata si bayi.

9. Bayi sering terlihat sedang tersenyum saat di USG, tapi proses kelahiran merusak suasana hatinya sehingga bayi jarang sekali tersenyum selama sekitar 1 bulan setelah kelahiran.

10. Tak peduli tanggal berapa bayi tersebut lahir, tapi di tanggal yang sama dia akan berbagi ulang tahun dengan sekitar 9 juta orang lain di seluruh dunia.

11. Saat kelahiran otak bayi terdiri lebih dari 10 juta sel saraf.

12. Rata-rata bayi tidak akan mengeluarkan air mata saat menangis hingga berusia 3-6 minggu.

13. Tangan kanan atau kiri yang akan dominan digunakan oleh bayi sudah ditentukan sejak usia kehamilan 10 minggu di dalam rahim.

14. Berat kepala bayi yang baru lahir sebesar seperempat dari total berat tubuhnya.

15. Bayi yang baru lahir tidak akan memiliki tempurung lutut, bayi akan mengembangkannya pada usia antara enam bulan sampai satu tahun.

16. Bayi memiliki indra penciuman yang sangat kuat, sehingga bayi mudah mengenali ibunya melalui penciuman sendiri.

17. Satu dari sepuluh bayi yang lahir memiliki setidaknya satu tanda lahir.

18. Bayi bernapas lebih cepat dari orang dewasa yaitu sekitar 30-50 kali dalam 1 menit, sedangkan orang dewasa sekitar 15-20 kali dalam satu menit.

19. Bayi sering merasa gugup atau takut pada jenis makanan baru. Untuk mengatasinya cobalah bermain-main sedikit dengan makanan tersebut atau meletakkan sedikit makanan pada jari telunjuknya.

20. Jantung janin mulai berdetak 3 minggu setelah pembuahan.

(ver/ir)

source: www.detik.com

Jumat, Januari 22, 2010

psikologi umb

Kyny bner2 masuk jurusan ini tuk berobat jlan. tp knp makin kesini makin pusing yak. cz makin byk gejala2 kjiwaan yg ad. nyeleseinny mala pusing. moga bisa bner2 berobat jalan.

Kamis, Januari 21, 2010

Kutipan dari sebuah artikel "Doktor Naturophaty"

Pernahkah Anda mendengar seseorang menderita penyakit maag karena stress?
Hmmm …… tentu sering bukan. Pernahkah Anda berpikir mengapa orang stress kok bisa sakit maag?
Bukankah stress itu terjadinya di pikiran dan penyakit maag itu menyerang lambung – organ fisik?
Atau mungkin pernahkah Anda ingin menceritakan sesuatu yang sangat berat kepada seseorang yang sangat dekat dengan Anda?
Bagian tubuh manakah yang akan merasa tidak nyaman saat hendak mengatakan hal itu pada orang lain?
Ya betul bagian di perut dan ulu hati terasa seperti ingin meledak bukan? Mengapa itu bisa terjadi?
Pada jaman dahulu para tabib di Cina telah menemukan suatu teknik pengobatan yang sekarang kita kenal dengan nama akupuntur.
Mereka menemukan bahwa di permukaan kulit kita tersembunyi berbagai titik syaraf yang memiliki hubungan dengan organ tertentu di tubuh kita.
Mereka berhasil menyembuhkan penyakit klien dengan menusukkan jarum pada titik-titik di permukaan kulit – yang disebut titik meridian.
Apa yang dilakukan para ahli akupunktur itu sebenarnya adalah membebaskan sumbatan energi pada titik-titik meridian itu sehingga sistem energi dan metabolisme menuju organ tersebut menjadi lancar.
Nah sekarang pernahkah Anda terpikir apakah yang bisa menyebabkan sumbatan pada titik-titik meridian kita?
Sehingga organ fisik yang berhungan dengan titik itu terganggu? Ada dua hal yang menyebabkan sumbatan pada titik meridian kita.
yang pertama adalah makanan. Makanan yang kita makan bisa menyebabkan sumbatan kecil namun terus menerus pada titik meridian kita.
Jika pola makan kita tak kunjung membaik maka akhirnya organ yang bersangkutan akan terganggu.
Yang kedua adalah emosi. Emosi adalah sebuah kekuatan dahsyat yang sangat berpengaruh pada sistem meridian manusia.
Berikut adalah daftar emosi dan pengaruhnya terhadap titik meridian yang berhubungan dengan organ-organ di tubuh kita :
Nama emosi Titik meridian / organ yang terpengaruh
Kemarahan Jantung, hati, empedu
Kesedihan mendalam Paru-paru
Depresi Tiroid
Trauma mendalam Kandung kencing
Kecemasan Lambung
Kekhawatiran akan masa depan Limpa
Ketakutan Ginjal
Rasa bersalah Usus besar
Perasaan mudah tersinggung Usus kecil
Malu Pembuluh darah
Perasaan iri Organ sex
Setelah melihat daftar di atas masihkah kita ingin tetap memiliki emosi negatif dan pemikiran negatif tentang diri sendiri dan orang lain?

Finding by your selft, build your strength and
transform your life, make everything being better
BISA MERASA akan sangat jauh lebih baik dari pada MERASA BISA

*copy dari email pak Suradji LWW*

Bertanya2

Kenapa sih memory ny kurang bgt,sedikit2 lupa, sedikit2 ga inget. baru j dikerjain lupa, pen ngerjain ap g inget. gmn toh?

Rabu, Januari 20, 2010

give up

Terkadang suka menyakiti diri sendiri
Munafik

Jumat, Januari 15, 2010

The Climb - Hanna

The Climb

I can almost see it
That dream I am dreaming
But there's a voice inside my head saying
"You'll never reach it"

Every step I'm taking
Every move I make feels
Lost with no direction
My faith is shaking

But I gotta keep trying
Gotta keep my head held high

There's always gonna be another mountain
I'm always gonna wanna make it move
Always gonna be a uphill battle
Sometimes I'm gonna have to lose

Ain't about how fast I get there
Ain't about what's waiting on the other side
It's the climb

The struggles I'm facing
The chances I'm taking
Sometimes might knock me down
But no, I'm not breaking

I may not know it
But these are the moments that
I'm gonna remember most, yeah
Just gotta keep going

And I, I got to be strong
Just keep pushing on

'Cause there's always gonna be another mountain
I'm always gonna wanna make it move
Always gonna be a uphill battle
Sometimes I'm gonna have to lose

Ain't about how fast I get there
Ain't about what's waiting on the other side
It's the climb, yeah!

There's always gonna be another mountain
I'm always gonna wanna make it move
Always gonna be an uphill battle
Somebody's gonna have to lose

Ain't about how fast I get there
Ain't about what's waiting on the other side
It's the climb, yeah!

Keep on moving, keep climbing
Keep the faith, baby
It's all about, it's all about the climb
Keep the faith, keep your faith, whoa




The Climb download

Rabu, Januari 13, 2010

Butterfly Fly Away

Berawal dari nonton film ny Hanna Montana, dikira film remaja ky apa gitu,ternyta isi filmny bagus...tentang seorang yg terjebak dg 2 kehidupan yang dijalaniny, yaitu sebagai gadis desa dan seorang penyanyi yang sangat mendunia.
Lagu2nya bagus2 deh, salah satuny:

Butterfly Fly Away

You tucked me in, turned out the light
Kept me safe and sound at night
Little girls depend on things like that

Brushed my teeth and combed my hair
Had to drive me everywhere
You were always there when I looked back

You had to do it all alone
Make a living, make a home
Must have been as hard as it could be

And when I couldn't sleep at night
Scared things wouldn't turn out right
You would hold my hand and sing to me

Caterpillar in the tree
How you wonder who you'll be
Can't go far but you can always dream

Wish you may and wish you might
Don't you worry, hold on tight
I promise you there will come a day
Butterfly fly away

Butterfly fly away, butterfly fly away
Flap your wings now you can't stay
Take those dreams and make them all come true

Butterfly fly away, butterfly fly away
We've been waiting for this day
All along and knowing just what to do
Butterfly, butterfly, butterfly, butterfly fly away

Butterfly fly away
Butterfly fly away

Liriknya bagus*pdhal ga ngerti artiny apa*
Download Butterfly Fly Away

Rabu, Januari 06, 2010

Fobia Harus Dilawan Jangan Dihindari

London, Beberapa orang memiliki ketakutan yang luar biasa terhadap sesuatu, baik itu makanan, barang atau sifat. Orang fobia lebih banyak menghindari sumber ketakutannya tapi sebenarnya diperlukan perawatan untuk melawan takut yang berlebihan.

Menghindari sesuatu yang ditakutkan tidak akan menyelesaikan permasalahan. Karena belum tentu orang tersebut bisa menghindari penyebab fobianya seumur hidup. Diperlukan perawatan untuk melawan ketakutan yang berlebihan tersebut.

Rata-rata fobia yang dialami bisa disembuhkan meski diakui tak ada satu pengobatan yang efektif untuk menyembuhkan semua fobia. Dalam beberapa kasus, penyembuhan fobia dilakukan melalui kombinasi perawatan.

Seperti dikutip dari NHS, Rabu (6/1/2010) ada beberapa perawatan utama untuk mengatasi fobia, yaitu:

Terapi berbicara.
Perawatan ini seringkali efektif untuk mengatasi berbagai fobia. Jenis terapi bicara yang bisa digunakan adalah:
1. Konseling: konselor biasanya akan mendengarkan permasalahan seseorang, seperti ketakutannya saat berhadapan dengan barang atau situasi yang membuatnya fobia. Setelah itu konselor akan memberikan cara untuk mengatasinya.
2. Psikoterapi: seorang psikoterapis akan menggunakan pendekatan secara mendalam untuk menemukan penyebabnya dan memberi saran bagaimana cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.
3. Terapi perilaku kognitif (Cognitive Behavioural Therapy/CBT): yaitu suatu konseling yang akan menggali pikiran, perasaan dan perilaku seseorang dalam rangka mengembangkan cara-cara praktif yang efektif untuk melawan fobia.

Terapi pemaparan diri (Desensitisation).
Orang yang mengalami fobia sederhana bisa diobati dengan menggunakan bentuk terapi perilaku yang dikenal dengan terapi pemaparan diri. Terapi ini dilakukan secara bertahap selama periode waktu tertentu dengan melibatkan objek atau situasi yang membuatnya takut. Secara perlahan-lahan seseorang akan mulai merasa tidak cemas atau takut lagi terhadap hal tersebut. Kadang-kadang dikombinasikan dengan pengobatan dan terapi perilaku.

Menggunakan obat-obatan.
Penggunaan obat sebenarnya tidak dianjurkan untuk mengatasi fobia, karena biasanya dengan terapi bicara saja sudah cukup berhasil. Namun, obat-obatan ini dipergunakan untuk mengatasi efek dari fobia seperti cemas yang berlebihan.

Terdapat 3 jenis obat yang direkomendasikan untuk mengatasi kecemasan, yaitu:
1. Antidepresan: obat ini sering diresepkan untuk mengurangi rasa cemas, penggunaannya dizinkan untuk mengatasi fobia yang berhubungan dengan sosial (social phobia).

2. Obat penenang: biasanya menggunakan obat yang mengandung turunan benzodiazepines. Obat ini bisa digunakan untuk mengatasi kecemasan yang parah, tapi dosis yang digunakan harus serendah mungkin dan penggunaannya sesingkat mungkin yaitu maksimal 4 minggu. Ini dikarenakan obat tersebut berhubungan efek ketergantungan.

3. Beta-blocker: obat ini biasanya digunakan untuk mengobati masalah yang berhubungan dengan kardiovaskular, seperti masalah jantung dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Karena berguna untuk mengurangi kecemasan yang disertai detak jantung tak beraturan.

(ver/ir

source: www.detik.com

Anak Autis Banyak Lahir dari Orangtua Berpendidikan Tinggi

California, Studi terkini menemukan anak autis banyak dilahirkan dari pasangan yang berpendidikan tinggi dan sudah tua. Peneliti menggunakan data sekitar 2,5 juta kelahiran di California selama 5 tahun.

Dan ternyata ditemukan sekelompok anak autis pada daerah dimana rata-rata penduduknya berpendidikan tinggi. Orang tua anak-anak autis tersebut ternyata kebanyakan berlatar belakang pendidikan lebih tinggi (di atas S1) dibanding orang tua di daerah yang tidak terdapat anak autis.

"Studi ini cocok dengan apa yang kami perkirakan sebelumnya, yaitu pasangan orang tua yang berpendidikan tinggi cenderung menghasilkan anak autis," ujar Karla Van Meter, epidemiolog dari Sonoma County Department of Public Health University of California seperti dilansir Healthday, Rabu (6/1/2010).

Suami istri yang sudah berumur tua saat memiliki anak juga dilaporkan lebih banyak mempunyai anak autis. Tapi faktor pendidikan jauh lebih besar risikonya dalam menghasilkan anak autis.

"Tidak ada yang benar-benar tahu penyebabnya apa. Tapi mungkin faktor genetik berperan. Mungkin juga karena orang tua berpendidikan tinggi memiliki harapan yang terlalu berlebih pada anaknya sehingga psikologisnya terganggu atau karena mereka lebih banyak terpapar dengan bahan kimia di rumahnya. Semuanya bisa saja terjadi, tapi kami masih meneliti penyebab pastinya," kata Van Meter.

Namun kabar baiknya adalah, orang tua yang berpendidikan tinggi lebih tahu tentang penyakit autis dan lebih baik dalam menangani anaknya yang autis.

"Penyakit autis sudah menembus batas demografis dan sosial ekonomi. Kita bisa melihatnya di lingkungan sekitar dimana pasangan orang tua yang pintar dan berpendidikan tinggi justru lebih banyak melahirkan anak autis," kata Lee Grossman dari Autism Society of America.

Jumlah anak autis memang meningkat akhir-akhir ini. Hingga Desember 2009, Centers for Disease Control and Prevention mencatat 1 dari 110 anak di Amerika terdiagnosa autis. Faktor genetik dan cemaran bahan kimia masih menjadi penyebab utamanya.(fah/ir)

source: www.detik.com

Selasa, Januari 05, 2010

Tuli Gara-gara Doyan Dengar Musik Keras

London, Dua puluh tahun yang lalu, seorang gadis kabur dari rumahnya untuk menonton konser Motorhead, konser terkeras yang pernah ada saat itu. Sang ibu yang melihat anaknya kabur hanya mengatakan 'Suatu hari nanti kamu akan kehilangan pendengaran'. Dan hal itu benar-benar terjadi.

Malam itu setelah mendengarkan konser yang suaranya bisa mencapai 140 desibel tersebut, telinga Philipa Faulks langsung berdenging hingga seminggu. Kini di usia ke-41 tahun, Faulks benar-benar kehilangan pendengarannya dan terpaksa memakai alat bantu pendengaran.

Motorhead adalah band rock asal Inggris yang terbentuk tahun 1975 dan merupakan salah satu band Heavy Metal dengan aliran punk rock dan punya tingkat kecepatan lagu yang tinggi.

Kegemaran Faulks pada konser band telah menyebabkan telinganya rusak. Faulks bukan satu-satunya korban kerusakan telinga akibat sering mendengar musik keras.

Menurut badan kesehatan dunia (WHO), sebanyak 4 juta orang mengalami kerusakan telinga karena paparan musik keras. Konser dan MP3 pun menjadi faktor penyebabnya.

"Saya punya adik yang saat ini gemar mendengarkan iPod. Saya berdoa ia tidak mengalami apa yang saya alami dan belajar dari kesalahan saya," kata Faulks seperti dilansir Dailymail, Selasa (5/1/2010).

Masalah dimulai ketika Faulks bekerja di toko yang sangat ramai dan dipenuhi suara musik. "Saya kesulitan mendengar apa yang orang lain katakan dan ucapan 'maaf' menjadi kata mujarab yang sering saya ucapkan," tutur Faulks.

Awalnya sang suami mengira hal itu karena faktor kecapekan dan kurang konsentrasi, namun ketika suara berdenging di telinga semakin sering muncul dan mengganggu hidupnya. Setelah mengunjungi dokter, Faulks pun diketahui positif menderita Tinnitus (telinga berdenging).

Di usia 28 tahun, gangguan Tinnitus Faulks bertambah parah dan mengarah pada tuli. "Saya menjadi depresi. Situasi bertambah sulit, saya tidak bisa mendengar sehingga tidak tahu harus berbicara apa. Saya lebih banyak diam memandangi orang-orang dan sering bertengkar dengan suami," tutur Faulks.

Semakin bertambah usia, pendengaran Faulks semakin memburuk. Namun suatu hari ia diberi tahu ada alat bantu dengar seharga 2.500 poundsterling atau sekitar Rp 37.500.000 (kurs 15.000/GBU) yang cukup efektif membantu orang tuli.

Meski tidak bisa mendengar sempurna, tapi alat bantu itu telah membuat perubahan dalam hidupnya. "Walaupun harganya sangat mahal tapi saya sadar harga itu setimpal untuk mendapatkan sebuah pendengaran. Rasanya dunia menjadi lebih hidup setelah bisa mendengar," ujarnya.

Gangguan pendengaran yang selama ini dikira hanya akan muncul jika sudah tua ternyata bisa terjadi kapanpun. Semakin dini seseorang mendengarkan musik atau suara-suara keras, semakin cepat kemungkinan ia menjadi tuli.

"Jika suatu hari ibumu mengatakan 'kamu akan tuli', sebaiknya dengarkanlah ucapannya," kata Faulks.(fah/ir)

source: www.detik.com