AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Toronto, Pernahkah Anda mengalami harus mendengar cerita yang berulang-ulang dari orangtua? Mungkin Anda sampai hapal jalan ceritanya. Ternyata orangtua bukan sengaja mengulang ceritanya tapi karena informasi tentang siapa saja yang pernah diajak bicara tidak tersimpan.
Dikutip dari Livescience, Rabu (1/9/2010), ingatan sumber merupakan ingatan tentang dari mana sebuah informasi berasal. Sedangkan ingatan tujuan berisi ingatan tentang siapa saja yang pernah diajak bicara. Gangguan pada ingatan tujuan membuat orang tua sering mengulang-ulang cerita yang sama pada orang yang sama.
Dua jenis ingatan ini juga yang menurut peneliti dari Rotman Research Institute jika tidak berfungsi normal bisa membuat orang pikun. Ilmuwan kognitif yang memimpin penelitian itu, Nigel Gopie menyebutnya sebagai ingatan sumber (source memory) dan ingatan tujuan (destination memory).
Ingataan tujuan inilah yang kadang tidak sempurna pada orangtua sehingga tidak ingat siapa saja yang pernah diceritakannya.
Dalam uji yang dilakukan terhadap 40 mahasiswa berusia 18-30 tahun dan 40 lansia berusia 60-83 tahun menunjukkan bahwa kedua kelompok ini tidak punya masalah tentang ingatan sumber atau materi yang dibicarakan hanya beda 10 persen dengan ingatan anak muda yang lebih baik.
Tetapi untuk ingatan tujuan atau siapa yang diajak bicara, hasil eksperimen menunjukkan perbedaan yang mencolok hingga 21 persen.
Para peneliti menduga, proses penuaan berdampak pada kemampuan untuk memusatkan perhatian. Akibatnya para lansia sulit mengingat orang-orang yang pernah diajak bicara meski kadang-kadang masih dapat mengingat dengan baik materi pembicaraannya.
source: www.detik.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar