"Seringkali kita disibukkan untuk mencari "apakah jawabannya benar?" bukan "apakah pertanyaannya benar?"" Peter. "Manusia terlalu sibuk dengan efisiensi tanpa mempertimbangkan efektif atau tidaknya" Rama Royani.
Seringkali pemimpin berusaha memberikan kesan bahwa dia bisa memimpin dengan berusaha berperilaku layaknya pemimpin yang ideal. Itulah Impressing. Sebaiknya kita gunakan kekuatan untuk mempin serta mengakui keterbatasan yang dimiliki. Sikap ini akan menumbuhkan "trust" dari bawahannya. The key is "Cari tau kekuatan dan kelemahan kita". Kita harus mengetahui siapa diri kita, dimana kelemahan dan kekuatan kita, serta apa bakat dominan kita.
Ada bagan, namun kutak bisa menggambarkannya di sini, hanya digambarkan melalui tulisan. Bagan1(produktif dan menyukai pekerjannya) => dy akan enjoy,easy,excellent,earn. Bagan2(tidak produktif namun menyukai pekerjaannya) => dy akan enjoy,easy,excellent. Bagan3(produktif namun tidak menyukai pekerjaannya) => easy,excellent,earn. Bagan4(tidak produktif dan tidak menyukai pekerjannya). Pak Rama memiliki buku yg berjudul "4E". Dalam bahasa Indoensia 4E => Enjoy(Enak), Easy(Enteng), Excellent(Edun,sunda), Earn(Enthuk,jawa).
Psikologi memperlihatkan lebih ke kelemahan seseorang, namun talent mapping lebih memunculkan kelebihan yang manusia miliki. Dari manusia-manusia yang kelebihannya dimanfaatkan dijalannya => akan memiliki 114 potensi kekuatan => lalu menjadi 114 kekuatan =><=kumpulan aktivitas. Dan sekarang disederhanakan oleh Pak Rama menjadi 30 tipologi manusia produktif. Akurasi keberhasilan tergantung pada pengetahuan tentang diri sendiri serta integritas (kesesuaian kata dan perbuatan).
-Rama Royani "Expressing Leader" 6 Agustus 2010, Graha Mas Pemuda lt. 4-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar